Kenali dan Atasi Mata Kering: Gangguan yang Kerap Terabaikan Namun Mengganggu Keseharian

June 14, 2025 by markbro
Kenali-dan-Atasi-Mata-Kering-Gangguan-yang-Kerap-Terabaikan-Namun-Mengganggu-Keseharian.png

Air mata bukan sekadar ungkapan emosi. Lebih dari itu, air mata memiliki fungsi penting dalam menjaga kesehatan mata. Komposisinya terdiri dari air, garam, minyak, lendir, dan protein, yang semuanya bekerja sama untuk melumasi serta menjaga permukaan mata tetap halus dan bersih. Selain itu, air mata juga melindungi mata dari benda asing, unsur yang mengganggu, serta mikroorganisme penyebab infeksi.

Pada kondisi normal, air mata akan menyebar ke seluruh permukaan mata setiap kali seseorang berkedip. Namun, jika terjadi gangguan dalam produksi atau komposisi air mata, pelumasan mata menjadi tidak optimal. Kondisi inilah yang dikenal sebagai sindrom mata kering atau keratoconjunctivitis sicca.

Walaupun bisa menyerang siapa saja, mata kering lebih sering dialami oleh wanita dan orang lanjut usia.

 

Penyebab Gangguan Produksi dan Penguapan Air Mata

Mata kering umumnya terjadi karena penurunan produksi air mata atau meningkatnya penguapan air mata. Penurunan produksi bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti pertambahan usia, gangguan autoimun seperti sindrom Sjogren atau lupus, diabetes, gangguan hormon tiroid, kekurangan vitamin A, serta efek samping dari obat-obatan tertentu seperti antihistamin, dekongestan, antidepresan, dan obat untuk tekanan darah tinggi. Selain itu, kerusakan kelenjar air mata akibat terapi radiasi atau prosedur laser juga dapat memperburuk kondisi ini.

Di sisi lain, peningkatan penguapan air mata bisa terjadi ketika salah satu komponen air mata, terutama lapisan minyak, tidak terbentuk secara optimal. Akibatnya, air mata menguap lebih cepat dan permukaan mata menjadi kering. Faktor penyebabnya meliputi gangguan pada kelopak mata seperti entropion atau ektropion, blefaritis, penggunaan layar digital terlalu lama, paparan udara kering, polusi, dan alergi.

 

Faktor Risiko Mata Kering

Beberapa kondisi meningkatkan risiko seseorang mengalami mata kering, antara lain:

  • Usia di atas 50 tahun
  • Jenis kelamin perempuan, terutama karena pengaruh hormonal
  • Kehamilan, penggunaan kontrasepsi oral, atau menopause
  • Penyakit autoimun seperti lupus atau rheumatoid arthritis
  • Defisiensi vitamin A
  • Penggunaan lensa kontak dalam jangka panjang
  • Pernah menjalani operasi refraktif pada mata

 

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Mata kering dapat menimbulkan berbagai gejala yang bisa memengaruhi satu atau kedua mata. Beberapa gejala umum yang muncul antara lain:

  • Mata memerah
  • Sensasi terbakar atau panas
  • Terasa ada pasir atau benda asing di mata
  • Mata tampak berair akibat iritasi
  • Sensitivitas terhadap cahaya
  • Penglihatan kabur yang membaik setelah berkedip
  • Lendir di sekitar mata, terutama saat bangun tidur
  • Mata cepat lelah

Gejala tersebut biasanya memburuk ketika seseorang terlalu lama membaca, menatap layar, atau berada di lingkungan dengan udara kering.

 

Waktu yang Tepat untuk Konsultasi

Penting untuk segera mencari bantuan medis apabila gejala mata kering berlangsung lama dan tidak membaik, terutama bila disertai mata merah, nyeri, gatal, atau perubahan bentuk kelopak mata. Gangguan penglihatan juga menjadi tanda serius yang tidak boleh diabaikan.

Langkah Diagnosis

Proses diagnosis dimulai dari pemeriksaan gejala dan riwayat kesehatan pasien, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik pada mata. Beberapa tes tambahan yang bisa dilakukan untuk memastikan diagnosis antara lain:

  • Tes Schirmer: Mengukur produksi air mata dengan menempelkan kertas penyerap khusus pada kelopak mata bagian bawah.
  • Tes pewarna epitel: Menilai kerusakan kornea menggunakan zat pewarna seperti fluorescein atau lissamine green.
  • Tear break-up time: Mengetahui seberapa cepat permukaan mata mengering setelah ditetesi zat fluorescein.
  • Tes osmolaritas air mata: Mengukur keseimbangan kandungan air dan zat lain dalam air mata.

Tes darah mungkin juga diperlukan bila dokter mencurigai penyebab mata kering berkaitan dengan kondisi sistemik seperti penyakit autoimun.

 

Penanganan dan Perawatan

Penanganan mata kering bertujuan untuk mengurangi gejala serta mengatasi penyebab yang mendasarinya. Untuk kasus ringan, perawatan mandiri bisa menjadi langkah awal yang efektif.

Beberapa cara merawat mata kering di rumah meliputi:

  • Melindungi mata dari paparan angin, debu, asap, atau udara kering
  • Menggunakan kacamata pelindung saat berada di luar ruangan
  • Mengatur kelembapan udara di dalam ruangan dengan alat pelembab
  • Menghindari penggunaan riasan mata yang dapat memperparah iritasi
  • Menghindari kebiasaan merokok
  • Mengatur waktu istirahat saat bekerja di depan layar
  • Membersihkan kelopak mata dengan kain hangat secara teratur
  • Mengurangi penggunaan lensa kontak jika memungkinkan
  • Mengonsumsi makanan kaya asam lemak omega-3 seperti ikan tuna, salmon, atau sarden
  • Menambah asupan vitamin A, baik dari makanan maupun suplemen
  • Menggunakan obat tetes mata yang mengandung hypromellose untuk menggantikan fungsi air mata secara sementara

Dengan pemahaman dan penanganan yang tepat, mata kering bukanlah kondisi yang harus dikhawatirkan secara berlebihan. Namun, pengabaian terhadap gejalanya bisa berdampak pada kenyamanan hingga kualitas penglihatan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata harus menjadi bagian penting dari perawatan diri secara keseluruhan.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia

markbro



Our Vision


No person with a blinding condition, eye disease, or visual impairment should be without hope, understanding, and treatment.


Contact Us


Hubungi Kami

(031) 8495502, (031) 8433050
082143717979 ( WA only)


Kunjungi Kami

Jalan Raya Jemursari No. 108,
Surabaya, Indonesia


Email Kami

admin@surabayaeyeclinic.id



Lokasi Kami



Media Sosial


Instagram


facebook


Twitter


Youtube




CopyRight, 2024 | Managed by Markbro | PT Klinik Mata Surabaya




WeCreativez WhatsApp Support
Tim CS Kami Siap Membantu Anda. Silahkan Tanya Kami!