Dapatkan Informasi Mengenai kesehatan Mata dan Informasi Lainnya

Info Untuk Anda

Semoga Informasi ini bermanfaat untuk mengetahui lebih jauh seputar edukasi tentang kesehatan mata kita.

Category filter:Allkesehatan mataPengumumanProduct KnowledgeUncategorizedVideo Edukasi
No more posts
eye-check.png
10/Feb/2023

Pemeriksaan mata secara reguler sangat penting baik untuk anak-anak maupun usia dewasa. Perlu diingat, salah satu fungsi mata ialah sebagai jendela tubuh, sehingga melalui mata bisa dilihat indikator-indikator kesehatan tubuh secara menyeluruh. Seperti juga kondisi kesehatan lainnya, kondisi mata dapat diperbaiki apabila kelainan pada mata dideteksi secara dini. Sangat penting untuk menyediakan waktu cukup dalam jadwal keseharian kita untuk melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh.

Untuk pemeriksaan mata, silahkan hubungi alamat dibawah ini :

Surabaya Eye Clinic
Jalan Raya Jemursari 108 Surabaya 60237
Telp  031-8495502 / 031-8433050
Fax  031-8412473
Email: contact@surabaya-eye-clinic.com
Facebook Page : Klinik Mata Surabaya
Twitter: @klinik_mata_sby


dry-eye.png
08/Feb/2023

Lapisan air mata adalah salah satu komponen yang penting untuk menghasilkan penglihatan yang tajam. Lapisan ini terjadi oleh gerakan berkedip dari kelopak mata yang menjadikan permukaan mata menjadi licin dan penglihatan jernih.

Lapisan air mata sendiri terdiri dari tiga lapisan, yaitu
1. Lapisan lipid (lemak), yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil di pinggiran  kelopak mata (kelenjar Meibom). Lapisan ini berfungsi melicinkan permukaan  mata dan mengurangi kemungkinan penguapan pada permukaan mata.
2. Lapisan Aqueos (air), yang dihasilkan oleh kelenjar – kelenjar kecil yang tersebar diseluruh selaput mata (konjungtiva) dan juga dihasilkan oleh kelenjar air  mata (kelenjar lakrimal).Fungsi dari lapisan ini ialah untuk membersihkan mata dan mengeluarkan benda asing.

3. Lapisan Mucin (lendir), yang dihasilkan oleh sel goblet di konjungtiva. Fungsi dari lapisan ini adalah menyebarkan air mata secara merata pada mata. Lapisan air mata ini adalah pelumas bagi mata kita, dengan adanya lapisan air mata, permukaan mata menjadi licin dan menghasilkan penglihatan yang tajam.

eye.jpg

 

Sindroma Mata Kering (Dry Eyes Syndrome) ialah suatu gangguan pada permukaan mata yang ditandai dengan ketidakstabilan produksi dan fungsi dari lapisan air mata. Angka kejadian Sindroma Mata Kering ini lebih banyak pada wanita dan cenderung meningkat sesuai dengan peningkatan usia. Selain disebabkan oleh pengaruh hormonal (pada wanita lanjut usia), Dry Eyes atau Sindroma Mata Kering ini bias disebabkan oleh pengaruh lingkungan / gaya hidup, misalnya paparan dengan komputer atau gadget yang sering dan dalam waktu lama.

Peningkatan angka terjadinya Sindroma Mata Kering ini ialah disebabkan oleh adanya peningkatan angka harapan hidup dari populasi, peningkatan polusi, penggunaan obat-obatan tertentu seperti obat alergi dan obat hipertensi, peningkatan pengguna lensa kontak dan peningkatan penggunaan komputer.

Sindroma Mata Kering dapat pula terjadi berkaitan dengan penyakit sendi (arthritis), yaitu penyakit Sjogren, yang ditandai dengan mata kering, mulut kering dan radang sendi.

Gejala dari Dry Eyes (Sindroma Mata Kering) ialah adanya rasa iritasi, berpasir, panas, pedih, nrocoh dan rasa lengket terutama pada saat bangun pada pagi hari, kadang timbul rasa gatal dan penglihatan yang kabur. Gejala-gejala ini dirasakan lebih buruk pada saat berada pada kondisi lingkungan yang berangin, pada ruangan ber-AC, atau setelah membaca / bekerja dengan komputer atau bermain gadget dalam jangka waktu yang lama.

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSwNRcsg1NLd66y8vpJUr3FiFUlDc5gXhq7E6zvQ0J2fWNI7ByX

Pada Dry Eyes (Sindroma Mata Kering), yang perlu dilakukan adalah mengetahui penyebabnya. Dokter spesialis mata akan menegakkan diagnosa dengan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengukur produksi air mata dan menentukan jenis lapisan air mata yang berkurang produksinya.

Dasar dari pengobatan Dry Eyes (Sindroma Mata Kering) ialah mencari penyebabnya dan mengetahui jenis lapisan air mata yang mengalami defisiensi (penurunan jumlah). Tetes mata yang merupakan air mata buatan dapat digunakan sebagai pelumas mata serta menggantikan cairan mata yang hilang.

Air mata buatan ini boleh dipakai setiap hari sebanyak 1-2 tetes setiap 4 jam, atau bahkan dengan adanya kemasan air mata buatan yang non preservative (tanpa bahan pengawet), air mata buatan ini boleh dipakai sesering mungkin sampai beberapa kali dalam satu jam.

Cara lain untuk menjaga kelembaban permukaan mata ialah dengan menggunakan humidifier di saat cuaca kering dan kaca mata pelindung di saat berada pada kondisi berangin. Hal-hal yang meningkatkan kekeringan seperti asap rokok dan cuaca panas harus dihindari.
Pada kondisi dengan gejala mata terasa kering setiap bangun tidur, dapat diatasi dengan memberikan salep mata lubrikan setiap malam sebelum tidur.
Pengguna computer / gadget, disarankan menerapkan “rules of 20” pada saat terpapar dengan computer atau saat sedang bermain gadget. Yaitu dengan cara: setiap 20 menit melihat computer / gadget, diusahakan mata diistirahatkan selama 20 detik dengan memejamkan mata atau melihat jauh sejauh 20 feet (6 meter) selama 20 detik. Dengan demikian, otot-otot mata menjadi lebih relaks dan memberikan kesempatan bagi lapisan air mata untuk melumasi permukaan mata.


anak-dengan-laptop.png
07/Feb/2023

Dengan berkembangnya kemajuan teknologi, maka penggunaan computer untuk anak pun sekarang semakin banyak terjadi. Bukan saja di sekolah yang memang sudah ada pelajaran computer untuk anak-anak usia TK –SD, namun juga dirumah.Berdasarkan penelitian dokter-dokter mata di Amerika,  penggunaan computer berlebihan dapat mempercepat angka kejadian myopia (mata minus) pada anak-anak. Komputer dapat menimbulkan dampak buruk pada mata anak, yaitu dapat mempercepat timbulnya myopia (mata minus) juga memperparah derajat mata minus yang diderita si anak.

Dengan posisi duduk di depan computer untuk jangka waktu beberapa jam, dapat memperberat kerja otot mata untuk mengatur focus dan menimbulkan eye strain (ketegangan mata). Lain halnya dengan kira – kira 20 tahun yang lalu, dimana anak-anak lebih sering bermain di luar rumah. Hal ini membutuhkan penglihatan jauh yang tidak membebani otot mata.

Pada usia anak, system perkembangan penglihatan belum berkembang optimal, karena itu penggunaan computer pada anak harus dengan hati-hati.

Untuk pencegahan terjadinya “COMPUTER VISION SYNDROME” pada anak, maka harus dilakukan :

  1. Pemeriksaan mata secara menyeluruh sebelum anak masuk usia sekolah
  2. Meja dan kursi computer harus disesuaikan dengan postur si anak, bukan orang dewasa
  3. Jarak antara monitor dan mata anak yang direkomendasikan ialah antara 18-28 inch. Jarang kurang dari 18 inch dapat menimbulkan ketegangan pada otot mata.
  4. Memakai Flat / LCD screen monitor dengan resolusi setinggi mungkin. Apabila terpaksa memakai monitor CTR, pilih refresh rate > 75 Hz
  5. Pilihlah display yang besar, paling tidak diagonalnya sekitar 19 inch
  6. Orang tua dan guru harus waspada dengan perlakuan perlakuan yang mencurigakan dari anak seperti : sering menggosok mata, kepala  yang sering miring, keluhan mata kabur, mata sering merah dan postur tubuh yang tidak biasa ketika memakai computer
  7. Bawalah anak anda untuk diperiksa ke dokter spesialis mata untuk dilakukan pemeriksaan mata menyeluruh.



Our Vision


No person with a blinding condition, eye disease, or visual impairment should be without hope, understanding, and treatment.


Contact Us


Hubungi Kami

(031) 8495502, (031) 8433050
082143717979 ( WA only)


Kunjungi Kami

Jalan Raya Jemursari No. 108,
Surabaya, Indonesia


Email Kami

admin@surabayaeyeclinic.id



Lokasi Kami



Media Sosial


Instagram


facebook


Twitter


Youtube




CopyRight, 2024 | Managed by Markbro




WeCreativez WhatsApp Support
Tim CS Kami Siap Membantu Anda. Silahkan Tanya Kami!