Dapatkan Informasi Mengenai kesehatan Mata dan Informasi Lainnya

Info Untuk Anda

Semoga Informasi ini bermanfaat untuk mengetahui lebih jauh seputar edukasi tentang kesehatan mata kita.

Category filter:Allkesehatan mataPengumumanProduct KnowledgeUncategorizedVideo Edukasi
No more posts

Mata-Lelah-Kenali-Penyebab-Gejala-dan-Cara-Mengatasinya.png
22/Aug/2025

Apa Itu Mata Lelah?

Mata lelah dalam istilah medis disebut astenopia adalah kondisi di mana mata bekerja terlalu keras dan tanpa jeda cukup. Aktivitas seperti membaca lama, menatap layar komputer atau gadget, dan berkendara jauh merupakan penyebab umum mata menjadi cepat lelah. Meskipun tergolong kondisi ringan, gejalanya bisa menimbulkan pandangan gelap di bawah mata (mata panda), terutama pada individu dengan warna kulit cerah.

Sebagian besar kasus mata lelah akan membaik dengan istirahat, namun bila dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa menandakan gangguan mata yang lebih serius.

Gejala Mata Lelah yang Perlu Diwaspadai

Selain rasa berat atau lelah pada mata, gejala lain yang bisa muncul antara lain:

  • Mata terasa perih, gatal, atau kering
  • Mata berair, penglihatan kabur, atau berbayang (ganda)
  • Sakit kepala atau pusing, leher pegal
  • Sensitivitas terhadap cahaya, hingga sulit membuka kedua mata
  • Sulit berkonsentrasi

Jika kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter mata.

Apa Penyebab Mata Lelah?

Berikut sekilas penyebab yang umum ditemui:

  • Kegiatan visual berkelanjutan seperti membaca atau berkendara jarak jauh
  • Menatap layar digital dalam waktu lama tanpa jeda
  • Paparan cahaya berlebih dari gadget atau lampu terang serta bacaan di ruangan gelap
  • Stres, kelelahan, atau udara kering dari AC dan kipas
  • Kondisi mata kering atau gangguan refraksi (miopia, hipermetropi, astigmatisme, presbiopia) yang tidak dikoreksi

Cara Meringankan Mata Lelah Secara Mandiri

Kabar baiknya, banyak cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk meredakan mata lelah:

  1. Atur pencahayaan dan filter layar digital, hindari silau atau cahaya terlalu redup
  2. Gunakan metode 20–20–20: setiap 20 menit, istirahatkan pandangan selama 20 detik dengan melihat objek sejauh 6 meter
  3. Batasi durasi layar: maksimal 4,5 jam untuk dewasa, dan 1–2 jam untuk anak-anak. Jika melebihi, pastikan menggunakan aturan 20–20–20
  4. Gunakan kacamata anti-radiasi atau lensa pelindung bila sering menatap layar
  5. Obati mata kering dengan air mata buatan bila perlu
  6. Tingkatkan kelembapan ruangan dengan humidifier atau atur suhu ruangan agar tidak terlalu kering

Jika gejala tidak membaik dengan perawatan di rumah, atau terus muncul secara berulang, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk diagnosis lebih lanjut.

Mata lelah atau astenopia merupakan kondisi yang muncul akibat penggunaan mata secara berlebihan, seperti menatap layar dalam waktu lama atau membaca tanpa jeda. Meski umumnya tidak berbahaya, gejalanya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani. Dengan istirahat yang cukup, penerapan metode 20-20-20, serta pengaturan pencahayaan dan kelembapan ruangan, keluhan mata lelah dapat dikurangi. Namun, jika gejala terus berulang atau semakin parah, pemeriksaan ke dokter mata sangat disarankan untuk mencegah gangguan yang lebih serius

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


Iritis-Peradangan-Iris-Gejala-Penyebab-dan-Pentingnya-Penanganan-Cepat.png
20/Aug/2025

Iritis adalah bentuk peradangan yang terjadi pada iris, yakni bagian berwarna di sekitar pupil mata, dan merupakan jenis paling umum dari uveitis (peradangan uvea). Jika tidak segera ditindaklanjuti, kondisi ini bisa menyebabkan glaukoma atau bahkan kehilangan penglihatan.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Iritis dapat menyerang satu atau kedua mata secara mendadak, dengan durasi hingga tiga bulan. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Kemerahan pada mata
  • Rasa nyeri atau tidak nyaman, bahkan terasa seperti tekanan ringan
  • Sensitivitas terhadap cahaya (photophobia)
  • Penurunan ketajaman penglihatan

Menurut sumber lain, tanda lain bisa berupa:

  • Sakit kepala
  • Perubahan bentuk pupil (tidak bulat sempurna)
  • Mata berair
  • Kehilangan penglihatan akut dalam beberapa kasus

Penyebab Iritis

Seringkali penyebab iritis tidak diketahui (idiopatik), tapi beberapa faktor yang diduga terlibat antara lain:

  • Cedera pada mata, seperti trauma tumpul, luka tembus, atau paparan kimia
  • Infeksi oleh virus (misalnya herpes, cacar air) maupun bakteri dan parasit seperti tuberkulosis, sifilis, toksoplasmosis
  • Gangguan autoimun atau inflamasi sistemik seperti ankylosing spondylitis, penyakit Crohn, lupus, juvenile idiopathic arthritis, Behçet’s disease, atau sarcoidosis

Kenapa Segera Mendapat Penanganan Itu Penting?

Penanganan dini sangat krusial untuk mencegah komplikasi serius seperti:

  • Glaukoma, akibat penumpukan tekanan
  • Katarak
  • Adhesi iris (synechiae), dimana iris melekat pada lensa atau kornea
  • Edema makula, detasemen retina, atau kerusakan saraf optik

Apa yang Dilakukan Dokter?

Diagnosis iritis melibatkan pemeriksaan mata menyeluruh, termasuk:

  • Observasi dengan slit-lamp microscope untuk memeriksa kondisi iris dan sel di ruang anterior mata
  • Pertanyaan seputar riwayat gejala, sistemik, cedera mata, dan faktor risiko lainnya

Pengobatan Umum

Perawatan biasanya melibatkan:

  • Obat tetes steroid untuk mengurangi peradangan
  • Cycloplegic drops (misalnya atropin) untuk meredakan nyeri akibat spasme otot iris dan mencegah adherensi
  • Pada kasus yang lebih kompleks, bisa ditambahkan terapi oral atau suntik steroid, imunosupresan, bahkan tindakan bedah jika diperlukan

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


Rayakan-Penglihatan-Sehat-Ini-7-Jurus-Ampuh-Merawat-Mata-Anda.png
19/Aug/2025

Penglihatan adalah salah satu indera paling vital dalam hidup. Untuk itu, merawat mata sejak dini, mulai dari menghindari kelelahan hingga menerapkan pola hidup sehat bukan pilihan, melainkan sebuah kewajiban.

Berdasarkan panduan Alodokter, berikut tujuh langkah praktis merawat kesehatan mata secara lengkap dan mudah diterapkan:

 

  1. Periksakan Mata secara Rutin

Melakukan pemeriksaan mata minimal 2 tahun sekali penting untuk deteksi dini penyakit seperti glaukoma, katarak, dan degenerasi macula terutama jika Anda berusia di atas 40 tahun. Pemeriksaan ini juga bisa mendeteksi dampak penyakit sistemik seperti diabetes atau hipertensi.

  1. Penuhi Asupan Nutrisi Mata

Pastikan konsumsi makanan kaya vitamin A, C, E, lutein, selenium, dan asam lemak omega-3 nutrisi penting untuk menangkal gangguan degeneratif, menjaga kelembapan, dan memperkuat retina. Sumbernya bisa ditemukan pada sayur hijau, ikan, telur, kacang, dan buah jeruk.

  1. Lakukan Istirahat Saat Menatap Gawai

Rutinitas 20–20–20: setiap 20 menit layar, alihkan pandangan ke objek sejauh kurang lebih 6 meter selama 20 detik. Ini membantu mengurangi mata lelah, kering, dan risiko gangguan penglihatan akibat terlalu lama menatap layar.

  1. Lindungi dari Sinar UV

Sinar ultraviolet dapat merusak permukaan mata dan mendorong munculnya katarak atau degenerasi makula. Pakailah kacamata hitam anti-UVA/UVB atau topi saat beraktivitas outdoor.

  1. Hindari Rokok

Merokok bukan hanya merugikan paru dan jantung, juga menempatkan mata pada risiko besar, seperti degenerasi makula hingga kerusakan saraf optik.

  1. Rawat Area Mata dengan Higienis

Bersihkan area mata sebelum dan sesudah makeup. Hindari berbagi alat rias dan ganti alat kosmetik jika sudah berubah warna, tekstur, atau menimbulkan iritasi.

  1. Olahraga Teratur

Selain menyehatkan jantung, olahraga juga bermanfaat untuk menjaga mata. Penelitian menunjukkan olahraga bisa menurunkan risiko glaukoma hingga 25% dan mengurangi peluang degenerasi makula.

 

Tambahan

  • Atasi Digital Eye Strain
    Istirahat mata, pengaturan ergonomis layar, dan pencahayaan yang sesuai adalah strategi utama untuk mengurangi ketegangan mata saat bekerja dengan layar.
  • Gaya Hidup untuk Mata Sehat
    Kombinasi diet seimbang, olahraga, tidur cukup, dan pemeriksaan rutin terbukti efektif menjaga penglihatan dalam jangka panjang.

 

Mata adalah jendela dunia merawatnya dengan rutin, nutrisi seimbang, perlindungan, dan gaya hidup sehat akan membuat dunia tetap cerah untuk Anda. Adopsi kebiasaan ini mulai hari ini, dan jadikan mata sehat sebagai investasi jangka panjang.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


Anisometropia-Ketika-Mata-Kiri-dan-Kanan-Tak-Sepadan.png
18/Aug/2025

Memiliki kondisi mata yang tidak sama misalnya satu rabun jauh, satunya tidak bisa jadi bukan sekadar perbedaan biasa. Kondisi medis ini dikenal sebagai anisometropia, dan bisa mengganggu fungsi visual serta keseimbangan pandangan jika tak ditangani dengan tepat.

 

Apa Itu Anisometropia?

Anisometropia terjadi ketika kedua mata memiliki kelainan refraksi yang berbeda secara signifikan, misalnya mata kanan rabun jauh, sementara kiri rabun dekat atau astigmatisme meski satu mata normal sekalipun. Jika perbedaannya lebih dari 2 dioptri, kondisi ini diklasifikasikan sebagai anisometropia berat; kurang dari itu, masuk kategori ringan.

 

Jenis Anisometropia yang Perlu Diketahui

Anisometropia terbagi menjadi dua kategori utama:

  • Absolut: Keduanya mengalami miopia atau hipermetropi dalam intensitas yang berbeda:
    • Simple: Satu mata normal, mata lain mengalami miopia atau hipermetropi
    • Compound: Keduanya mengalami jenis refraksi yang sama (miopia atau hipermetropi), tapi berbeda kuat
    • Mixed: Satu mata miopia, satunya hipermetropi
  • Relatif: Mengacu pada perbedaan refraksi diastigmatisme antara kedua mata:
    • Simple: Salah satu mata normal, mata lainnya astigmatisme
    • Compound: Keduanya astigmatis, namun perbedaan pada aksis (arah) astigmatisme

 

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Pada fase awal, anisometropia bisa tidak menimbulkan gejala signifikan. Seiring berkembangnya perbedaan refraksi, gejala berikut mungkin muncul:

  • Penglihatan kabur sebelah mata
  • Objek tampak tidak simetris saat dilihat oleh masing-masing mata
  • Mata cepat lelah, nyeri, atau penglihatan ganda
  • Gejala berat: Sakit kepala, pusing, dan mual

 

Apa Penyebabnya?

  • Kongenital: Kelainan ini biasanya muncul sejak lahir akibat perkembangan refraksi mata yang tidak seimbang.
  • Genetik: Faktor keturunan juga berpengaruh.
  • Didapat: Trauma atau cedera mata, termasuk akibat operasi seperti katarak, bisa menyebabkan anisometropia.

 

Pilihan Penanganan Efektif

  1. Kacamata atau lensa kontak: Memberikan koreksi refraksi yang berbeda untuk tiap mata. Meskipun tidak menyembuhkan, solusi ini bisa memperbaiki penglihatan saat digunakan.
  2. Laser Vision Correction (LVC): Metode langsung dan permanen, termasuk:
    • Femto LASIK: Membuat flap kornea, kemudian meratakan permukaan kornea dengan laser excimer
    • ReLEx SMILE: Metode inovatif tanpa flap, pemulihan lebih cepat dan risiko mata kering lebih rendah

 

Anisometropia bukan sekadar perbedaan kecil antar mata. Jika tidak diperhatikan, kondisi ini bisa mengganggu kualitas penglihatan dan kenyamanan. Untungnya, berbagai pilihan koreksi dari kacamata hingga operasi laser tersedia bagi mereka yang membutuhkannya. Konsultasikan dengan dokter mata untuk solusi terbaik sesuai kebutuhan Anda.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


Jangan-Abaikan-Mata-Anda-Kenali-Manfaat-Pemeriksaan-Screening-Retina.png
14/Aug/2025

Pemeriksaan kesehatan ritmik tak hanya penting bagi jantung atau gula darah, mata anda juga perlu perhatian setara. Screening retina adalah prosedur sederhana tapi krusial yang bisa mendeteksi gangguan mata sebelum gejala nyata muncul.

 

Apa Itu Screening Retina?

Screening retina adalah pemeriksaan menyeluruh pada bagian belakang mata termasuk retina, saraf optik, dan pembuluh darah dengan menggunakan alat bernama ophthalmoscope atau kamera digital khusus. Hasil pemeriksaan ini membantu dokter mendeteksi potensi gangguan mata secara dini.

 

Gangguan Mata yang Bisa Dideteksi Sejak Awal

Berikut beberapa kondisi serius yang bisa ditemukan melalui screening retina:

  • Ablasio Retina
    Retina terlepas dari struktur penopangnya perlu penanganan segera untuk mencegah kebutaan permanen.
  • Retinopati Diabetik
    Kerusakan retina akibat diabetes yang bisa berkembang tanpa gejala hingga menimbulkan kebutaan.
  • Glaukoma
    Penyakit yang merusak saraf optik karena tekanan bola mata meningkat; gejala seperti kebutaan terjadi hanya saat sudah parah.
  • Degenerasi Makula
    Umum pada lansia, menyebabkan rusaknya area mata yang bertanggung jawab untuk melihat detail.

 

Mengapa Screening Retina Penting?

  1. Deteksi Dini → Penyelamatan Penglihatan
    Banyak gangguan yang tidak menunjukkan gejala awal. Pemeriksaan rutin membantu mencegah kerusakan permanen.
  2. Kelengkapan Gambar Mata Digital
    Hasil pemeriksaan yang dipotret menjadi dokumentasi kondisi retina berguna sebagai pembanding di masa mendatang.
  3. Efektif untuk Berbagai Kondisi
    Baik untuk risiko bawaan, diabetes, maupun usia lanjut, screening retina terbukti penting untuk deteksi muslihat mulai dari kelainan retina hingga efek obat atau penyakit sistemik.

 

Kapan Sebaiknya Melakukan Screening?

  • Setiap tahun, sebagai bagian dari pemeriksaan mata rutin, khususnya untuk penderita diabetes atau berisiko glaukoma dan makula degenerasi.
  • Segera lakukan, jika mengalami gejala seperti kilatan cahaya, penglihatan mengambang, atau gangguan visual mendadak terutama terkait ablasi retina.

 

Screening retina bukan tindakan medis mewah melainkan upaya preventif penting untuk menjaga cahaya penglihatan tetap terang. Dengan deteksi dini, mayoritas kondisi berbahaya bisa dihindari sebelum memburuk. Jadi, pastikan Anda tidak skip pemeriksaan ini dalam jadwal kesehatan rutin.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


Oklusi-Arteri-Retina-Sentral-CRAO-Ancaman-Tak-Terduga-pada-Penglihatan.png
13/Aug/2025

Oklusi arteri retina sentral adalah keadaan darurat medis mata yang terjadi ketika arteri utama yang mensuplai darah ke retina tersumbat sering disebut sebagai “stroke mata.” Kondisi ini menyebabkan gangguan penglihatan mendadak dan serius, dan membutuhkan penanganan segera untuk menyelamatkan retina serta penglihatan.

 

Apa Itu CRAO dan Penyebabnya?

Arteri retina sentral merupakan cabang dari arteri oftalmika dan merupakan satu-satunya pembuluh darah yang memberi suplai ke sebagian besar retina. Ketika terjadi oklusi, aliran darah ke retina terganggu, menyebabkan kekurangan oksigen yang cepat dan bisa mengakibatkan kerusakan permanen.

Penyebab paling umum adalah emboli partikel seperti gumpalan darah atau kolesterol yang menghalangi arteri retina.

 

Tanda & Gejala yang Harus Diwaspadai

  • Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba pada satu mata tanpa rasa nyeri.
  • Pada pemeriksaan khusus, terlihat “titik merah ceri” (cherry red spot) di area makula, menandai oklusi serius pada retina meski daerah sekitarnya tampak pucat dan membengkak.

 

Penanganan Medis dan Potensi Pemulihan

CRAO adalah keadaan yang memerlukan tindakan cepat. Metode penanganan termasuk:

  • Terapi oksigen hiperbarik untuk memberikan suplai oksigen sementara pada retina.
  • Upaya mengurangi tekanan intraokular, melakukan pijat mata, hingga pemberian obat pembeku darah efektivitasnya sangat tergantung pada seberapa cepat pengobatan dilakukan setelah oklusi terjadi.

Pemulihan penglihatan semakin kecil peluangnya jika pengobatan terlambat. Bila aliran darah ke retina terhenti lebih dari beberapa jam, kerusakan dapat bersifat permanen.

 

Risiko Tambahan: Hubungan dengan Stroke dan Komorbiditas

Pasien dengan CRAO memiliki risiko meningkat mengalami stroke otak hingga sepuluh kali lipat dalam 3–4 tahun pertama setelah kejadian. Kondisi medis penyerta seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung juga umum dijumpai dan dapat memicu CRAO.

 

Pencegahan & Langkah Kewaspadaan

  • Jaga kesehatan pembuluh darah dengan mengontrol tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol. Hindari merokok dan obesitas.
  • Bila tiba-tiba mengalami kehilangan penglihatan satu mata, segera cari pertolongan medis CRAO perlu ditangani di UGD secepat mungkin.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


Gadget-dan-Mata-Anak-Waspadai-Efek-Negatif-yang-Tak-Terlihat.png
12/Aug/2025

Gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak mulai dari belajar daring hingga bermain game. Namun, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan gadget berlebihan bisa berdampak serius pada kesehatan mata anak.

 

Efek Negatif terhadap Mata Anak

  1. Iritasi hingga Ketegangan Mata (Digital Eye Strain)

Aktivitas menatap layar secara terus-menerus dapat menyebabkan mata cepat lelah, kering, pandangan kabur, sakit kepala, hingga kesulitan fokus. Kondisi ini dikenal sebagai digital eye strain atau computer vision syndrome. Hal ini diperparah karena anak-anak lebih jarang berkedip saat menatap layar, sehingga kelembapan alami mata terganggu.

  1. Risiko Rabun Dekat (Myopia) Meningkat

Penelitian menunjukkan bahwa setiap tambahan satu jam layar harian meningkatkan risiko rabun jauh sebesar 21 %. Selain itu, paparan layar yang berlebihan sering kali dikombinasikan dengan minimnya waktu bermain di luar, yang turut mempercepat berkembangnya miopia.

  1. Astigmatisme dan Iritasi Inklusif

Paparan layar yang berkepanjangan turut dikaitkan dengan peningkatan risiko astigmatisme, terutama melalui gangguan pada film mata dan iritasi kelopak. Kondisi ini bisa menyebabkan penglihatan kabur dan gangguan visual lebih lanjut.

  1. Gangguan Tidur karena Sinar Biru

Cahaya biru dari layar gadget mengganggu produksi hormon melatonin, yang vital untuk siklus tidur. Paparan gadget sebelum tidur seringkali menyebabkan kesulitan tidur dan mengurangi kualitas istirahat anak.

 

Cara Melindungi Mata Anak dari Dampak Gadget

  • Batasi waktu penggunaan gadget sesuai usia anak, misalnya maksimal 1 jam per hari untuk anak prasekolah.
  • Gunakan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat objek berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter).
  • Pastikan pencahayaan ruangan cukup agar mata tidak bekerja terlalu keras.
  • Atur jarak pandang layar minimal 30–40 cm dari mata anak.
  • Gunakan font yang cukup besar untuk mengurangi ketegangan mata.
  • Ajak anak bermain di luar ruangan secara rutin untuk melatih fokus mata pada jarak jauh.
  • Lakukan pemeriksaan mata rutin minimal setahun sekali, terutama jika anak sering mengeluh mata lelah atau penglihatan kabur.

 

Penggunaan gadget berlebihan memberikan tantangan serius bagi mata anak-anak, mulai dari ketegangan visual, gangguan tidur, hingga risiko rabun jauh meningkat. Tetapi, dengan penerapan rutinitas sehat seperti istirahat layar terbatas, bermain di luar, dan pemeriksaan mata berkala, orang tua dapat melindungi vision anak dan mendukung perkembangan visualnya ke depan.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


Mata-Silinder-pada-Anak-Mengapa-Bisa-Terjadi-sejak-Dini.png
09/Aug/2025

Mata silinder atau astigmatisme sering dianggap masalah penglihatan ringan, namun pada anak–anak, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas belajar dan tumbuh kembang bila tidak ditangani sejak dini.

 

Penyebab Mata Silinder pada Anak

Berdasarkan penjelasan dari HelloSehat, beberapa faktor ini kerap menjadi pemicu berkembangnya mata silinder pada anak:

  1. Faktor Genetik dan Bawaan Lahir
    Banyak anak lahir dengan bentuk kornea tidak sempurna, baik itu oval atau tidak simetris sehingga berisiko mengalami astigmatisme sejak kecil. Kondisi ini umumnya diturunkan dari orang tua atau keluarga lain yang memiliki refraksi serupa.
  2. Cedera atau Riwayat Operasi Mata
    Trauma langsung, infeksi berat, atau tindakan bedah seperti operasi katarak dapat mengubah bentuk kornea, menimbulkan bekas luka atau kelengkungan tidak rata yang menjadi pemicu mata silinder. Operasi refraktif juga bisa berkontribusi pada kondisi ini.
  3. Penyakit Kornea seperti Keratokonus
    Keratokonus adalah kondisi di mana kornea menipis dan menonjol berbentuk kerucut, menyebabkan distorsi penglihatan serius dan astigmatisme berkembang pesat.
  4. Kebiasaan Menggosok Mata Berlebihan
    Anak-anak yang sering menggosok mata dengan kuat, terutama karena alergi atau gatal, dapat merusak permukaan kornea yang masih fleksibel, memperparah atau memicu silinder.
  5. Paparan Gadget yang Berlebihan
    Penggunaan gadget terlalu lama dapat menyebabkan gangguan bias mata, termasuk astigmatisme. Untuk mengurangi risiko ini, disarankan membatasi penggunaan gadget, terutama sebelum tidur.

 

Efek pada Aktivitas Anak dan Pentingnya Deteksi Dini

Astigmatisme sering tidak disadari oleh anak karena mereka belum bisa menyampaikan keluhan visual. Namun, gangguan ini bisa berlangsung diam–diam dan berpengaruh buruk, seperti:

  • Kesulitan membaca papan tulis
  • Sering meniru, memiringkan kepala, atau memicingkan mata
  • Sering keluhan sakit kepala atau mata pegal

Deteksi dini melalui pemeriksaan rutin ke dokter mata sangat krusial, terutama jika ada riwayat keluarga atau tanda mencurigakan muncul.

 

Penanganan yang Rekomended untuk Anak

Jika anak didiagnosis silinder, berikut pilihan koreksi yang umum dilakukan:

  • Kacamata dengan lensa silinder – Aman dan mudah digunakan untuk anak-anak
  • Lensa kontak torik – Alternatif tanpa bingkai yang efektif
  • Ortho-K – Lensa khusus dipakai saat tidur untuk membentuk ulang kornea sementara
  • Operasi refraktif (seperti LASIK) – Opsi permanen untuk kasus tertentu dan sesuai medis

 

Mata silinder pada anak bisa muncul karena faktor genetik, kornea tidak sempurna, cedera, penyakit mata, atau gaya hidup seperti terlalu sering bermain gadget dan menggosok mata keras. Karena sering tidak disadari langsung, diperlukan kepedulian orang tua untuk mengenali tanda awal dan melakukan pemeriksaan mata secara rutin. Dengan penanganan tepat, seperti kacamata dan penggunaan lensa khusus anak tetap dapat memiliki penglihatan optimal dan mendukung kesuksesan belajarnya.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


Benarkah-Sakit-Mata-Menular-Lewat-Pandangan-Ini-Jawabannya.png
07/Aug/2025

Terkadang Anda mendengar mitos bahwa sakit mata bisa menular hanya dengan menatap mata penderita. Lalu, benarkah hal tersebut? Artikel ini membahas fakta medis, penyebab, penularan, dan cara pencegahan yang tepat.

 

Mitos Tatapan Menularkan Sakit Mata

Sakit mata sebenarnya tidak menular melalui tatapan atau sekadar kontak mata. Penularan hanya terjadi jika ada transfer cairan seperti air mata yang terkontaminasi virus atau bakteri. Fakta bahwa kita sering menatap orang sakit tanpa tertular adalah bukti bahwa penyebaran tidak berasal dari pandangan saja.

 

Bagaimana Sakit Mata Sebenarnya Ditularkan?

Penularan penyakit mata, seperti konjungtivitis, terjadi melalui:

  • Sentuhan Tangan
    Bakteri atau virus menempel ke tangan penderita, lalu berpindah ketika menyentuh mata orang lain.
  • Droplet dari Batuk atau Bersin
    Partikel cairan berisi patogen dapat masuk ke mata orang lain melalui udara sekitar.
  • Kontak Erat yang Melibatkan Sentuhan
    Misalnya melalui ciuman, pelukan, atau jabat tangan dengan orang yang baru menyentuh matanya sendiri tanpa mencuci tangan.

 

Cara Mencegah Penularan Sakit Mata

Berikut langkah efektif untuk terhindar dari infeksi mata:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh mata, hidung, atau mulut.
  • Jangan berbagi handuk, bantal, atau kosmetik mata dengan orang lain.
  • Hindari menyentuh atau menggosok mata dengan tangan kotor.
  • Jaga kebersihan alat kebersihan pribadi seperti tisu dan kapas.
  • Bila sedang sakit mata, gunakan masker atau kacamata pelindung ringan untuk menghindari penyebaran lewat tetesan cairan.

 

Ringkasan

  • Sakit mata tidak menular melalui tatapan.
  • Penularan terjadi lewat cairan mata atau tangan yang terkontaminasi.
  • Kebersihan tangan dan kebiasaan sehat adalah kunci utama mencegah penularan.
  • Jangan panik atau menjauh kepada penderita hanya karena melihat mata mereka, fokuslah pada praktik higienis untuk menjaga mobilitas sosial dan kesehatan.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


Pentingnya-Asupan-Vitamin-untuk-Kesehatan-Mata-Anak-Ini-Jenis-dan-Sumber-Alaminya.png
06/Aug/2025

Kesehatan mata anak sering kali terabaikan dalam keseharian. Padahal, penglihatan yang baik sangat penting dalam menunjang tumbuh kembang serta proses belajar mereka. Untuk itu, orang tua perlu memberikan asupan vitamin yang tepat guna menjaga fungsi penglihatan anak sejak dini.

Mengapa Vitamin Mata Penting untuk Anak?

Mata merupakan salah satu organ sensorik paling aktif pada anak-anak. Aktivitas seperti membaca, menonton, bermain, dan belajar sangat bergantung pada penglihatan yang baik. Kurangnya asupan nutrisi, terutama vitamin yang dibutuhkan mata, dapat meningkatkan risiko gangguan penglihatan seperti mata kering, rabun jauh, bahkan gangguan retina.

Oleh karena itu, memenuhi kebutuhan vitamin mata merupakan langkah penting untuk mencegah masalah penglihatan di usia anak-anak.

Jenis Vitamin yang Dibutuhkan Mata Anak

Berikut adalah beberapa jenis vitamin yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata anak:

  1. Vitamin A

Vitamin A sangat penting untuk menjaga lapisan kornea dan membantu mata beradaptasi dalam kondisi gelap. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan mata kering dan bahkan rabun senja.

Sumber alami: Wortel, ubi jalar, hati ayam, telur, dan bayam.

  1. Vitamin C

Vitamin ini berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi mata dari radikal bebas, serta membantu memperkuat pembuluh darah di mata.

Sumber alami: Jeruk, kiwi, stroberi, tomat, dan paprika.

  1. Vitamin E

Sebagai antioksidan, vitamin E membantu melindungi sel mata dari kerusakan akibat paparan sinar UV dan polusi.

Sumber alami: Kacang almond, biji bunga matahari, dan minyak sayur.

  1. Lutein dan Zeaxanthin

Kedua zat ini termasuk dalam kelompok karotenoid yang ditemukan di retina mata. Fungsinya untuk menyaring cahaya biru dan menjaga kesehatan retina.

Sumber alami: Sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam, kangkung, dan brokoli.

  1. Omega-3

Asam lemak omega-3 membantu mendukung perkembangan retina dan menjaga kelembapan mata anak, terutama pada usia dini.

Sumber alami: Ikan salmon, ikan sarden, chia seed, dan kenari.

 

Suplemen Mata, Perlu atau Tidak?

Suplemen vitamin mata sebenarnya tidak selalu dibutuhkan jika anak sudah mendapatkan cukup nutrisi dari makanan sehari-hari. Namun, dalam beberapa kondisi, seperti anak dengan gangguan penglihatan tertentu atau pola makan yang kurang seimbang, dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen tambahan.

Sebelum memberikan suplemen, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter spesialis anak atau dokter mata.

 

Tips Menjaga Kesehatan Mata Anak

Selain dari makanan dan suplemen, berikut beberapa langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mata anak:

  • Batasi waktu menatap layar (TV, gadget) maksimal 1–2 jam per hari.
  • Ajak anak bermain di luar ruangan secara rutin untuk paparan cahaya alami.
  • Pastikan pencahayaan cukup saat anak belajar atau membaca.
  • Periksakan mata anak secara berkala, terutama jika muncul keluhan penglihatan.

 

Memberikan vitamin mata sejak dini sangat penting untuk menjaga kesehatan penglihatan anak. Asupan dari makanan alami seperti sayur, buah, ikan, dan kacang-kacangan bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin A, C, E, omega-3, serta lutein dan zeaxanthin. Dengan pola makan seimbang dan kebiasaan sehat, anak dapat tumbuh dengan penglihatan yang optimal.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia




Our Vision


No person with a blinding condition, eye disease, or visual impairment should be without hope, understanding, and treatment.


Contact Us


Hubungi Kami

(031) 8495502, (031) 8433050
082143717979 ( WA only)


Kunjungi Kami

Jalan Raya Jemursari No. 108,
Surabaya, Indonesia


Email Kami

admin@surabayaeyeclinic.id



Lokasi Kami



Media Sosial


Instagram


facebook


Twitter


Youtube




CopyRight, 2024 | Managed by Markbro | PT Klinik Mata Surabaya




WeCreativez WhatsApp Support
Tim CS Kami Siap Membantu Anda. Silahkan Tanya Kami!