Dapatkan Informasi Mengenai kesehatan Mata dan Informasi Lainnya

Info Untuk Anda

Semoga Informasi ini bermanfaat untuk mengetahui lebih jauh seputar edukasi tentang kesehatan mata kita.

Category filter:Allkesehatan mataPengumumanProduct KnowledgeUncategorizedVideo Edukasi
No more posts

artikel-2024-01-06T092725.407.png
06/Jan/2024

Masyarakat mungkin percaya tentang ponsel menyebabkan kanker mata. Faktanya, etiologi pasti dari kanker mata masih belum dapat ditentukan. Demikian pula, tidak ada bukti bahwa ponsel menyebabkan kanker mata.

Kanker mata yang berhubungan dengan ponsel adalah topik yang banyak diperdebatkan. Banyak orang khawatir bahwa penggunaan ponsel berlebihan dapat menyebabkan kanker mata. Konsep ini muncul ketika ada kekhawatiran bahwa radiasi ponsel dapat merusak DNA, dan mungkin menyebabkan kanker mata.

 

Apa Benar Kanker Mata Diakibatkan Oleh Hp

Kenyataannya, radiasi ponsel tidak cukup untuk merusak DNA dan menyebabkan kanker mata. Hingga saat ini, belum ada bukti bahwa ponsel menyebabkan kanker mata.

Namun, dampak kesehatan jangka panjang dari radiasi ponsel masih belum jelas. Jika Anda khawatir dengan dampak radiasi ponsel terhadap kesehatan Anda, terutama kesehatan mata, mulailah menerapkan strategi berikut untuk mengurangi paparan radiasi ponsel:

  • Batasi jumlah waktu yang Anda habiskan di telepon.
  • Saat menelepon, gunakan earphone atau speaker untuk menjauhkan ponsel dari wajah Anda.
  • Jika sinyal tidak dapat diandalkan, hindari melakukan panggilan telepon.
  • Jika memungkinkan, kirimkan pesan teks daripada menelepon.
  • Jangan menyimpan ponsel di tempat yang dekat dengan tubuh, misalnya di saku.

Penggunaan hp yang berlebihan, bukannya menyebabkan kanker mata, justru dapat menyebabkan sindrom penglihatan komputer. Penglihatan kabur atau ganda, mata merah, mata kering, mata berair, sakit kepala, dan nyeri pada leher dan bahu merupakan gejala penyakit ini.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

  • (031) 8495502
  • (031) 8433050
  • 082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


artikel-2024-01-05T133514.737.png
05/Jan/2024

Mata sipit adalah ciri fisik umum yang dapat digunakan untuk membedakan satu orang dengan orang lain. Namun siapa sangka kalau mata sipit bisa jadi merupakan tanda adanya penyakit tertentu?

Kelopak mata atas dan bawah menentukan bentuk mata seseorang. Kulit kelopak mata atas atau lipatan epicanthal mungkin menutupi sudut mata yang paling dekat dengan hidung. Karena lipatan ini, mata tampak lebih kecil. Hal ini umum terjadi di kalangan orang Amerika keturunan Asia.

 

Kenapa Mata Bisa Sipit

Dalam keadaan yang jarang terjadi, mata sipit mungkin merupakan tanda adanya masalah medis. Beberapa kelainan atau penyakit yang dapat menyebabkan mata sipit, antara lain:

  • Down Syndrome
    Down Syndrome adalah kondisi genetik kromosom 21 yang ditandai dengan kelainan bentuk fisik dan pertumbuhan tubuh yang tertunda. Orang dengan kondisi ini memiliki mata sipit, kepala, telinga, dan mulut kecil, telapak tangan dan jari kekar, kulit berlebih di bagian belakang leher, serta wajah dan hidung rata.
  • Sindrom alkohol janin (FAS)
    Sindrom alkohol janin merupakan masalah fisik, mental, dan perkembangan pada neonatus yang disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol oleh ibu selama kehamilan. Minuman beralkohol dapat memberikan dampak ganda pada janin dibandingkan pada ibu, terutama pada tiga bulan pertama kehamilan.
  • Miastenia gravis (MG)
    Myasthenia gravis adalah penyakit autoimun yang menyerang jaringan saraf dan otot, sehingga mengakibatkan kelemahan otot rangka. Hal ini disebabkan oleh gangguan transmisi sinyal saraf ke serabut otot.
  • Mikroftalmia
    Mikroftalmia adalah suatu kondisi yang mempengaruhi perkembangan mata pada janin. Kondisi ini menyebabkan kedua atau salah satu mata menjadi kecil. Selain kecil, mata biasanya memiliki anatomi (struktur) yang rusak. Penderitanya mungkin kehilangan penglihatannya. Kelainan ini kemungkinan besar disebabkan oleh suatu penyakit atau paparan bahan kimia berbahaya saat anak masih dalam kandungan.
  • Oftalmoplegia
    Ophthalmoplegia adalah kelainan di mana otot mata menjadi lemah atau lumpuh. Penderitanya kesulitan mengarahkan penglihatannya atau menggerakkan kelopak matanya sehingga membuat matanya terlihat kecil.
  • Nanophthalmos
    Nanophthalmos adalah suatu kondisi di mana mata menjadi sangat kecil karena masalah perkembangan mata. Penyakit keturunan yang jarang menjadi penyebabnya. Istilah ‘nano’ berasal dari bahasa Yunani dan berarti ‘kecil’. Berbeda dengan mikroftalmia yang ditandai dengan kelainan struktural, nanoftalmos ditandai dengan tidak adanya kelainan struktural.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

  • (031) 8495502
  • (031) 8433050
  • 082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


artikel-2024-01-04T133632.591.png
04/Jan/2024

Untuk menggantikan kacamata, lensa kontak digunakan. Lensa kontak lebih nyaman dibandingkan kacamata, yang mungkin tergores, patah, pecah, atau salah tempat. Agar tidak khawatir dengan penampilan, banyak orang memilih memakai lensa kontak dibandingkan kacamata.

Lensa kontak dapat membantu Anda melihat lebih baik dan membuat mata Anda terlihat lebih indah. Namun, untuk menjaga kesehatan mata, Anda harus menggunakan perawatan lensa kontak yang benar.

 

Bagaimana Cara Merawat Lensa Kontak

Pemakai lensa kontak harus menjaga kebersihan untuk menghindari masalah kesehatan seperti infeksi mata dan penyakit mata lainnya. Meski tidak bisa dihindari sepenuhnya, Anda bisa mencegah infeksi mata dengan menggunakan cara perawatan lensa kontak berikut ini:

  • Jagalah kebersihan lensa kontak Anda
    Sebelum memasang atau melepas lensa kontak, selalu cuci dan keringkan tangan Anda. Disarankan agar orang yang senang berdandan memakai lensa kontak sebelum merias mata. Setelah itu, Anda harus melepas lensa kontak Anda sebelum menghapus riasan Anda. Selain itu, sebaiknya selalu lepas lensa kontak sebelum mandi atau berenang. Hindari membiarkan lensa kontak bersentuhan dengan air.
  • Saat tidur, lepaskan lensa kontak Anda
    Saat hendak tidur, segera lepas lensa kontak Anda. Jika Anda terus menggunakannya, jumlah oksigen yang masuk ke mata Anda mungkin berkurang. Jika ini terjadi, Anda berisiko besar terkena infeksi mata, peradangan, dan rasa tidak nyaman.
  • Manfaatkan cairan pembersih khusus
    Untuk membersihkan dan merendam lensa kontak, gunakan cairan pembersih khusus yang disediakan oleh dokter atau toko obat. Jangan gunakan air atau cairan lain karena kutu Acanthamoeba dapat menyebabkan infeksi mata pada air kolam dan air suling.
  • Lensa kontak harus dibersihkan secara teratur
    Setelah setiap penggunaan, bersihkan lensa kontak Anda. Kemudian, segera masukkan ke dalam kotak penyimpanan yang berisi larutan pembersih berbahan dasar hidrogen peroksida. Untuk menjaga kebersihan kotak penyimpanan lensa kontak, sebaiknya dibersihkan secara rutin dan diganti setiap tiga bulan sekali.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

  • (031) 8495502
  • (031) 8433050
  • 082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


artikel-2024-01-03T102016.807.png
03/Jan/2024

Kelilipan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk partikel debu, serpihan kayu, dan bahkan bulu mata yang rontok. Meskipun sering terjadi, namun disarankan untuk tidak mengabaikan gejala ini karena jika tidak ditangani dengan tepat, binar dapat menyebabkan masalah mata yang lebih serius.

Benda asing yang masuk ke mata sering kali menempel pada kornea atau konjungtiva. Secara umum, bulu halus tidak berbahaya. Namun pada situasi tertentu, penyakit ini dapat menyebabkan infeksi dan kemungkinan kehilangan penglihatan.

 

Cara Mengatasi Mata Kelilipan

Jika kelilipan disebabkan oleh debu atau rambut tipis, mata biasanya akan mengeluarkan air mata untuk membantu menjernihkan mata. Namun jika benda asing yang masuk berukuran cukup besar atau melekat cukup rapat, cara berikut dapat dilakukan untuk menghindari kondisi tersebut:

  • Jangan langsung mengucek mata.
  • Sebelum menyentuh mata Anda, cuci tangan Anda secara menyeluruh dengan sabun dan air.
  • Jika Anda memakai lensa kontak, keluarkan terlebih dahulu.
  • Dengan menggunakan cermin, periksa benda asing di mata. Untuk mempermudahnya, pastikan ruangan memiliki penerangan yang cukup. Mulailah dengan melihat bagian putih bola mata, lalu kelopak mata atas dan bawah.

Setelah itu, jika ditemukan benda asing penyebab kelilipan tersebut, Anda harus melakukan tindakan berikut untuk menghapusnya:

  • Isi setengah wadah dengan air hangat.
  • Tempatkan bola mata yang berkilauan ke dalam wadah berisi air.
  • Jika benda asing berada di bagian dalam kelopak mata atas Anda, tarik perlahan ke atas.
  • Untuk menghilangkan benda asing di mata Anda, berkediplah berkali-kali di dalam air.
  • Hindari penggunaan alat padat untuk mengeluarkan benda asing dari mata, seperti tusuk gigi, pinset, atau cotton bud.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

  • (031) 8495502
  • (031) 8433050
  • 082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


artikel-2024-01-02T131709.649.png
02/Jan/2024

Mata bengkak terkadang bisa mengganggu aktivitas Anda. Kelopak mata menonjol ini bisa terjadi di bagian atas atau bawah, berdekatan dengan mata, atau keduanya. Kebanyakan pembengkakan terjadi akibat menggosok mata, menangis, atau kurang tidur. Namun, penyakit mata tertentu juga bisa menjadi penyebabnya.

 

Penyebab Mata Bengkak

  • Alergi pada mata
    Jika mata bengkak Anda disertai gejala seperti mata berair, gatal, atau merah, Anda mungkin alergi terhadap apa pun. Debu, rokok, bulu hewan peliharaan, alergi musiman (demam), dan bahan kimia dalam produk kosmetik mata semuanya dapat menyebabkan alergi. Alergi mata tidak hanya menyebabkan bengkak, tetapi sering kali dikaitkan dengan gejala lain seperti bersin, pilek, dan hidung tersumbat.
  • Bintitan
    Bintitan juga bisa menyebabkan pembengkakan pada kelopak mata. Ada dua jenis bintit yang bisa Anda dapatkan, yaitu sebagai berikut:

    • Hordeolum merupakan benjolan yang terbentuk di pangkal bulu mata atau kelopak mata bawah sehingga menyebabkan mata tampak sembab. Bintitan yang disebabkan oleh infeksi bakteri adalah jenis yang paling umum.
    • Kalazion adalah pembengkakan pada kelopak mata yang disebabkan oleh penyumbatan kelenjar pada kelopak mata.
  • Konjungtivitis
    Konjungtivitis menyebabkan pembengkakan dan kemerahan pada kelopak mata dan area putih mata (sklera). Penyakit ini tidak hanya menyebabkan pembengkakan tetapi juga rasa tidak nyaman dan iritasi pada mata, serta keluarnya cairan atau lendir. Konjungtivitis biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seperti virus staphylococcus aureus, streptococcus, dan influenza. Konjungtivitis dengan demikian merupakan penyakit menular.
  • Blefaritis
    Peradangan pada kelopak mata dikenal sebagai blepharitis. Orang dengan kulit berminyak, berketombe, atau rosacea lebih mungkin mengalami masalah ini. Mata merah, bengkak, rasa terbakar, dan rasa tidak nyaman merupakan tanda-tanda blepharitis. Blepharitis disebabkan oleh bakteri seperti halnya bintitan. Bedanya, bakteri ini biasanya berkembang di dekat pangkal bulu mata sehingga menghasilkan serpihan mirip ketombe.
  • Selulitis orbita
    Selulitis orbital adalah penyakit berbahaya yang menyerang jaringan lunak ruang mata. Jaringan lunak ini dapat dilihat tepat di belakang septum orbital. Septum orbital adalah sepotong kecil jaringan yang menghubungkan kelopak mata ke rongga mata. Kemerahan dan nyeri pada mata, serta pembengkakan pada kelopak mata, merupakan gejala selulitis orbital. Pembengkakan pada kelopak mata atas dan bawah sering terjadi.
  • Penyakit Graves
    Penyakit Graves adalah suatu kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menghancurkan kelenjar tiroid di leher. Akibatnya, kondisi ini menimbulkan gejala yang mirip dengan penyakit gondok, seperti pembengkakan di leher. Sebaliknya, penyakit Grave dapat merusak mata. Kelopak mata mungkin menjadi bengkak atau mata tampak keluar dari rongganya pada penyakit ini. Penderitanya mungkin juga mengalami penglihatan ganda.
  • Kanker mata
    Meskipun kanker mata sangat jarang terjadi, penyakit ini dapat menyebabkan pembesaran mata dan kelopak mata. Gejala lain mungkin terjadi bila pembengkakan tersebut memang disebabkan oleh keganasan. Gejala-gejala tersebut antara lain berkurangnya penglihatan, gangguan penglihatan, dan floaters atau bintik yang muncul mengikuti Anda kemanapun Anda memandang.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

  • (031) 8495502
  • (031) 8433050
  • 082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia

 

 




Our Vision


No person with a blinding condition, eye disease, or visual impairment should be without hope, understanding, and treatment.


Contact Us


Hubungi Kami

(031) 8495502, (031) 8433050
082143717979 ( WA only)


Kunjungi Kami

Jalan Raya Jemursari No. 108,
Surabaya, Indonesia


Email Kami

admin@surabayaeyeclinic.id



Lokasi Kami



Media Sosial


Instagram


facebook


Twitter


Youtube




CopyRight, 2024 | Managed by Markbro | PT Klinik Mata Surabaya




WeCreativez WhatsApp Support
Tim CS Kami Siap Membantu Anda. Silahkan Tanya Kami!