Penglihatan kabur sering dianggap sepele. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda masalah serius, terutama bagi penderita diabetes—terlebih jika disertai dengan berat badan berlebih atau obesitas.
Salah satu komplikasi yang perlu diwaspadai adalah retinopati diabetik, yaitu kerusakan pada pembuluh darah di retina akibat kadar gula darah yang tinggi.
Apa Itu Retinopati Diabetik?
Retinopati diabetik adalah gangguan pada mata yang terjadi ketika pembuluh darah di retina rusak akibat diabetes. Retina sendiri berperan penting dalam proses penglihatan.
Kerusakan ini dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur, muncul bayangan, hingga berujung pada kebutaan jika tidak ditangani dengan baik.
Hubungan Berat Badan dan Diabetes dengan Mata
Berat badan berlebih atau obesitas memiliki peran besar dalam meningkatkan risiko komplikasi diabetes, termasuk retinopati diabetik.
Obesitas membuat tubuh lebih sulit mengontrol kadar gula darah. Akibatnya:
- Kadar gula darah cenderung tinggi
- Pembuluh darah lebih mudah rusak
- Risiko gangguan mata meningkat lebih cepat
Bahkan, penderita diabetes dengan obesitas memiliki risiko lebih tinggi mengalami retinopati dibandingkan yang hanya mengalami kelebihan berat badan biasa.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Retinopati diabetik sering tidak menimbulkan gejala di awal. Namun, beberapa tanda yang bisa muncul antara lain:
- Penglihatan kabur
- Muncul bintik atau bayangan (floaters)
- Sulit melihat dengan jelas
- Penurunan penglihatan secara bertahap
Jika mengalami gejala tersebut, jangan menunda untuk memeriksakan diri.
Cara Mencegah Kerusakan Mata
Kabar baiknya, retinopati diabetik dapat dicegah dengan langkah sederhana, yaitu:
- Menjaga berat badan ideal
- Mengontrol kadar gula darah secara rutin
- Menjalani pola hidup sehat
- Melakukan pemeriksaan mata secara berkala
Langkah-langkah ini sangat penting untuk melindungi kesehatan mata dalam jangka panjang.
Mata kabur bukan sekadar gangguan biasa. Pada penderita diabetes, kondisi ini bisa menjadi tanda retinopati diabetik yang berisiko menyebabkan kebutaan. Kombinasi diabetes dan obesitas semakin meningkatkan risiko kerusakan pembuluh darah di mata. Jangan tunggu sampai penglihatan terganggu parah. Mulai jaga berat badan, kontrol gula darah, dan rutin periksa mata untuk menjaga kesehatan penglihatan Anda.
Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:
(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)
Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia








