Waspada Trakhoma: Infeksi Mata yang Bisa Menyebabkan Kebutaan

Trakhoma merupakan salah satu penyakit mata yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan. Penyakit ini sering kali berawal dari keluhan ringan, seperti mata gatal atau iritasi, tetapi dapat berkembang menjadi kondisi serius jika tidak segera ditangani.
Apa Itu Trakhoma?
Trakhoma adalah infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Infeksi ini menyerang bagian dalam kelopak mata dan dapat menimbulkan peradangan pada mata.
Penyakit ini termasuk menular dan menjadi salah satu penyebab kebutaan yang cukup tinggi di dunia, terutama di daerah dengan sanitasi yang kurang baik.
Bagaimana Trakhoma Menular?
Trakhoma dapat menyebar dengan mudah melalui:
- Kontak langsung dengan mata, hidung, atau cairan tubuh penderita
- Tangan yang terkontaminasi bakteri lalu menyentuh mata
- Penggunaan barang bersama, seperti handuk atau sapu tangan
- Perantara lalat yang membawa bakteri ke area mata
Kondisi lingkungan yang kurang bersih dan padat penduduk juga meningkatkan risiko penularan penyakit ini.
Gejala Trakhoma yang Perlu Diwaspadai
Gejala trakhoma biasanya berkembang secara bertahap. Pada tahap awal, keluhan yang muncul sering kali ringan, seperti:
- Mata terasa gatal dan iritasi
- Mata merah
- Kelopak mata bengkak
- Keluar cairan atau nanah dari mata
Jika tidak ditangani, gejala dapat berkembang menjadi:
- Nyeri pada mata
- Sensitif terhadap cahaya
- Penglihatan kabur
- Kerusakan pada kornea
Dalam kondisi yang lebih parah, infeksi berulang dapat menyebabkan kelopak mata terlipat ke dalam sehingga bulu mata menggores kornea dan berujung pada kebutaan permanen.
Siapa yang Berisiko Mengalami Trakhoma?
Trakhoma lebih sering terjadi pada:
- Anak-anak, terutama usia 3–5 tahun
- Orang yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi buruk
- Masyarakat di daerah padat penduduk
- Individu dengan kebersihan diri yang kurang terjaga
Wanita juga cenderung lebih berisiko karena sering berinteraksi dengan anak-anak yang lebih rentan terinfeksi.
Mengapa Trakhoma Berbahaya?
Jika tidak diobati, trakhoma dapat menyebabkan:
- Luka dan jaringan parut pada kelopak mata
- Bulu mata tumbuh ke dalam (trichiasis)
- Kerusakan kornea
- Kebutaan permanen
Kebutaan akibat trakhoma tidak dapat disembuhkan, sehingga pencegahan dan penanganan dini sangat penting.
Cara Mencegah Trakhoma
Pencegahan trakhoma dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, antara lain:
- Mencuci tangan dan wajah secara rutin
- Tidak berbagi handuk atau barang pribadi
- Menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi
- Mengendalikan populasi lalat
- Menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri ke tenaga kesehatan jika mengalami:
- Mata gatal dan iritasi yang tidak membaik
- Keluar cairan atau nanah dari mata
- Nyeri atau gangguan penglihatan
Penanganan sejak dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.
Trakhoma adalah infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri dan dapat menular dengan mudah, terutama di lingkungan yang kurang bersih. Meskipun awalnya tampak ringan, penyakit ini dapat berkembang menjadi kondisi serius hingga menyebabkan kebutaan permanen.
Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:
(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)
Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


