Retinal Tear: Robekan pada Retina yang Harus Diwaspadai

November 13, 2025 by markbro
Retinal-Tear-Robekan-pada-Retina-yang-Harus-Diwaspadai.png

Bayangkan: tiba-tiba Anda melihat kilatan cahaya di pandangan Anda atau muncul “bintik hitam” baru yang bergerak saat Anda menatap layar. Bisa jadi itu bukan sekadar kelelahan mata melainkan tanda dari retinal tear, yaitu kondisi ketika lapisan retina di bagian belakang mata mengalami robekan. Menurut ulasan dari Cleveland Clinic, meski robekan ini masih bisa ditangani, apabila diabaikan bisa berkembang menjadi kondisi yang jauh lebih serius yaitu Retinal Detachment (lepasnya retina).

 

Apa Itu Retinal Tear?

Retinal tear adalah robekan atau luka pada retina lapisan tipis sel-jaringan di bagian belakang bola mata yang tugasnya menangkap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal visual ke otak.
Penyebab umum robekan ini adalah ketika zat seperti gel vitreus yang ada dalam mata (vitreous humour) terseret atau tertarik kuat ke retina hingga membuat robekan kecil.
Robekan ini tidak sama dengan lepasnya retina tetapi bisa menjadi pintu masuk bagi cairan untuk masuk di belakang retina sehingga memicu retina terlepas bila tidak segera ditangani.

 

Gejala yang Harus Diwaspadai

Anda mungkin punya robekan retina jika mengalami salah satu atau lebih gejala berikut:

  • Kilatan cahaya tiba-tiba (photopsia) atau “flash” ketika mata bergerak.
  • Muncul banyak bintik hitam atau “floaters” baru yang melayang saat melihat ke permukaan terang.
  • Penglihatan buram secara tiba-tiba atau bayangan seperti tirai mulai muncul di pinggir pandangan.
  • Kadang robekan bisa tanpa gejala yang terasa inilah mengapa pemeriksaan mata rutin penting.

Jika Anda mendapati salah satu dari gejala di atas, segera periksakan ke dokter mata. Karena semakin cepat robekan ditangani, semakin besar peluang menjaga penglihatan.

 

Faktor Pemicu dan Kelompok Risiko

Beberapa kondisi yang meningkatkan risiko terjadinya retinal tear antara lain:

  • Usia semakin bertambah, vitreous dalam mata mengalami perubahan struktur.
  • Miopia (rabun jauh) berat retina lebih tipis atau meregang, membuatnya lebih rentan terhadap robekan.
  • Riwayat keluarga dengan masalah retina atau detasemen retina.
  • Cedera atau trauma pada mata, pukulan, benturan keras, atau pemakaian lensa kontak yang tidak cocok juga bisa memicu.
  • Kondisi seperti degenerasi retina (contoh: Lattice Degeneration) yang membuat retina lebih lemah.

Penanganan: Waktu Adalah Kunci

Penanganan robekan retina harus dilakukan oleh dokter spesialis mata (olfalmolog) atau retina specialist. Menurut sumber, prosedur umum yang dilakukan:

  • Lasik retina atau laser fotokoagulasi: menggunakan laser untuk membuat “batas luka” di sekitar robekan agar cairan tidak masuk ke belakang retina.
  • Cryopexy: menggunakan suhu sangat dingin untuk “membekukan” area robekan sehingga membentuk jaringan parut yang menahan retina agar tidak terlepas.
  • Pengawasan dan kontrol ketat: setelah laser atau cryopexy, dokter akan memantau kondisi retina hingga stabil dan mencegah komplikasi.

Prognosisnya cukup baik jika robekan segera ditemukan dan ditangani. Namun jika dibiarkan, bisa berkembang menjadi lepasnya retina yang merupakan keadaan darurat medis.

 

Cara Mencegah & Menjaga Kesehatan Retina

Walau tidak semua robekan bisa dicegah, terdapat langkah-proaktif yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan retina Anda:

  • Lakukan pemeriksaan mata rutin, terutama jika Anda punya risiko seperti miopia atau riwayat keluarga.
  • Lindungi mata Anda: saat melakukan olahraga ekstrem, berkendara, atau bekerja di lingkungan berisiko, gunakan pelindung mata.
  • Segera konsultasi ke dokter bila melihat “flash” atau banyak “floaters” baru muncul. Jangan tunggu hingga penglihatan menurun.
  • Kendalikan kondisi yang bisa memengaruhi retina seperti tinggi miopia, trauma mata, atau gangguan mata lain.

 

Robekan pada retina mungkin terdengar “kecil”, tapi dampaknya bisa sangat besar bagi kehidupan sehari-hari terutama bagi kemampuan melihat dengan jelas. Dengan mengenali gejala sejak awal, bertindak cepat, dan menjaga kebiasaan sehat untuk mata Anda, peluang untuk mempertahankan penglihatan akan semakin besar.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia

markbro



Our Vision


No person with a blinding condition, eye disease, or visual impairment should be without hope, understanding, and treatment.


Contact Us


Hubungi Kami

(031) 8495502, (031) 8433050
082143717979 ( WA only)


Kunjungi Kami

Jalan Raya Jemursari No. 108,
Surabaya, Indonesia


Email Kami

admin@surabayaeyeclinic.id



Lokasi Kami



Media Sosial


Instagram


facebook


Twitter


Youtube




CopyRight, 2024 | Managed by Markbro | PT Klinik Mata Surabaya




WeCreativez WhatsApp Support
Tim CS Kami Siap Membantu Anda. Silahkan Tanya Kami!