Mata Merah Setelah Berenang? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Setelah sesi berenang yang menyegarkan, tak sedikit dari kita mengalami mata merah atau terasa perih. Sementara sebagian orang mengabaikannya sebagai “efek biasa air kolam”, kondisi ini sebenarnya bisa menjadi sinyal bahwa mata sedang mengalami iritasi atau bahkan infeksi ringan. Agar berenang tetap aman dan mata tetap nyaman, berikut ulasan lengkap tentang kenapa mata bisa merah setelah berenang, dan apa yang bisa Anda lakukan.
Kenapa Mata Bisa Merah Setelah Berenang?
Beberapa faktor umum menyebabkan mata menjadi merah atau berair setelah berenang:
- Klorin dan bahan kimia dalam air kolam: Banyak kolam menggunakan klorin atau senyawa pembersih lain untuk membunuh kuman. Sayangnya, bahan kimia ini bisa mengiritasi selaput mata dan menyebabkan kemerahan.
- Aliran air yang masuk ke mata atau splash langsung saat berenang: Benda asing kecil atau aliran air kuat bisa membuat mata “terkejut” dan memicu respons kemerahan.
- Bakteri atau mikroorganisme dari kolam: Bila kondisi kolam kurang bersih, organisme seperti Pseudomonas atau jamur bisa masuk ke mata dan menyebabkan infeksi yang lebih serius.
- Gesekan atau pengucekan mata setelah berenang: Kebiasaan mengucek mata setelah kemasukan air atau iritasi bisa memperparah kondisi merah dan mengiritasi kornea lebih lanjut.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Mata merah setelah berenang tak selalu berbahaya, namun jika Anda juga mengalami salah satu dari berikut, sebaiknya segera diperiksakan:
- Mata terasa sangat perih atau nyeri, lebih dari biasa.
- Mata berair terus-menerus atau ada lendir berwarna kuning/kehijauan.
- Penglihatan mulai kabur atau sensitif terhadap cahaya.
- Mata tidak kembali normal dalam beberapa hari.
- Ada rasa “berpasir” terus-menerus atau Anda melihat bercak putih di mata.
Cara Aman Merawat Mata Setelah Berenang
Agar mata cepat pulih dan tidak bermasalah, berikut langkah-praktis yang bisa dilakukan setelah Anda berenang:
- Bilas mata dengan air bersih atau gunakan tetes mata air bersih (sesuai rekomendasi dokter) setelah keluar dari kolam.
- Hindari mengucek mata: bila terasa pedih atau berair, usap perlahan dengan kain lembut yang bersih.
- Gunakan kacamata renang berkualitas untuk melindungi mata dari klorin dan kontak langsung dengan air kolam.
- Jika kolam berada di area terbuka, kenakan pelindung mata tambahan seperti kacamata hitam setelah berenang untuk membantu mata lebih cepat pulih dari iritasi.
- Jika menggunakan lensa kontak, lepaskan lensa segera setelah berenang dan bersihkan atau ganti sesuai petunjuk.
- Jika mata merah terus-menerus atau disertai gejala infeksi, jangan menunda ke dokter mata untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pencegahan agar Mata Tetap Nyaman saat Berenang
- Pilih kolam renang yang bersih dan memiliki prosedur filtrasi serta klorin yang tepat.
- Pastikan air kolam tidak terlalu kuat mengalir ke area mata.
- Gunakan kacamata renang yang pas dan kedap untuk mencegah air masuk ke mata.
- Setelah berenang, batasi kontak langsung dengan sinar matahari kuat dan debu agar mata tidak mudah iritasi.
- Minum cukup air agar tubuh dan mata tidak mengalami dehidrasi, mata yang kering lebih mudah iritasi.
Mata merah setelah berenang memang relatif umum, namun bukan hal yang harus dibiarkan begitu saja. Dengan mengetahui penyebabnya, tanggap melakukan perawatan sederhana, dan menjaga kebersihan mata Anda dapat tetap menikmati aktivitas air tanpa harus mengorbankan kenyamanan mata.
Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:
(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)
Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


