MATA KUNING

October 3, 2022 by 3Dpotret Team
unnamed-file.jpg

Bola mata yang berubah menjadi kuning disebut dengan istilah ikterus dalam dunia medis. Ada banyak sekali penyebab dari ikterus.Pada dasarnya, penyebab bola mata berubah jadi kekuningan biasanya berkaitan dengan masalah di kantung empedu, hati, atau pankreas.Masalah di organ-organ tersebut bisa membuat tubuh jadi kelebihan zat yang disebut dengan bilirubin di dalam darah. Bilirubin adalah zat sisa hasil pemecahan sel darah merah yang berwarna kuning.Nah, karena tumpukan bilirubin ini, warna bola mata pun bisa berubah jadi kekuningan, sama halnya dengan warna kulit yang ikut berubah. Biasanya, kulit atau mata kuning dianggap sebagai gejala dari hiperbilirubin atau bilirubin berlebihan di dalam darah.

Penyebab mata kuning pada orang dewasa dapat terjadi jika satu atau lebih dari organ-organ ini tidak berfungsi dengan baik. Organ tersebut antara lain:

  • Hati.
  • Kantong empedu.
  • Pankreas.

    1. Kondisi Akibat Gangguan pada Hati

    Dalam hal ini, hati melakukan peran penting dalam tubuh, termasuk memecah sel darah merah. Kondisi yang mempengaruhi fungsi hati dapat menjadi penyebab mata kuning pada orang dewasa.

    Jaringan parut hati (sirosis) adalah penyebab umum disfungsi hati. Sirosis dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

    • Gangguan penggunaan alkohol.
    • Kanker hati.
    • Infeksi hati.
    • Penyakit hati berlemak non alkohol.
    • Hepatitis B dan C.
    • Hepatitis A, D, dan E juga dapat menyebabkan penyakit kuning, tetapi lebih jarang daripada hepatitis B dan C.

    Selain itu, mengutip National Health Service UK, penyakit kuning sangat umum terjadi pada bayi baru lahir karena hati masih dalam tahap pematangan.

    Selain menguningnya kulit, salah satu tanda paling jelas dari penyakit kuning pada bayi adalah mata yang menguning.Namun sebagian besar kasus penyakit kuning pada bayi baru lahir tidak berbahaya dan sembuh tanpa pengobatan saat hati telah matang.

     

    2. Kondisi Akibat Gangguan Kantong Empedu

    Hati menghasilkan empedu yang kemudian terkumpul di kantong empedu.

    Kantung empedu ini melepaskan empedu yang membantu tubuh mencerna lemak. Ini juga menghubungkan kembali ke hati melalui tabung yang disebut saluran empedu.

    Penyakit kuning dapat terjadi jika saluran empedu tersumbat karena:

    • batu empedu
    • Kista.
    • Tumor.
    • Radang kandung empedu (kolesistitis).

    Penyumbatan kandung empedu juga dapat menyebabkan gejala sepertI:

  • panas dingin
  • demam
  • sakit perut
  • penurunan berat badan yang dapat diterangkan

 

3. Kondisi Akibat Gangguan Pankreas

Pankreas adalah organ yang menghasilkan hormon dan enzim. Saluran yang berasal dari pankreas dan saluran empedu kandung empedu bergabung untuk mengalir ke usus kecil.

Jika saluran pankreas menjadi meradang, terinfeksi, atau tersumbat, empedu mungkin tidak mengalir dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan penyakit kuning.

Mengutip American Cancer Society, kanker pankreas juga dapat menyebabkan kejadian ini.

Penumpukan bilirubin juga dapat membuat urin menjadi lebih gelap, kotoran lebih pucat, dan menyebabkan kulit gatal. Namun, penyakit kuning dari kondisi yang memengaruhi pankreas tidak terlalu umum.

Gangguan kesehatan yang menyebabkan mata kuning adalah kondisi yang harus segera ditangani, terutama jika disertai gejala berupa nyeri perut, demam, atau dan BAB berdarah. Konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala tersebut agar dapat diketahui penyebabnya dan dilakukan penanganan yang tepat.

3Dpotret Team



Our Vision


No person with a blinding condition, eye disease, or visual impairment should be without hope, understanding, and treatment.


Contact Us


Hubungi Kami

(031) 8495502, (031) 8433050
082143717979 ( WA only)


Kunjungi Kami

Jalan Raya Jemursari No. 108,
Surabaya, Indonesia


Email Kami

admin@surabayaeyeclinic.id



Lokasi Kami



Media Sosial


Instagram


facebook


Twitter


Youtube




CopyRight, 2024 | Managed by Markbro




WeCreativez WhatsApp Support
Tim CS Kami Siap Membantu Anda. Silahkan Tanya Kami!