Pilihan Pengobatan Mata Plus: Dari Alat Bantu Hingga Bedah Laser

Rabun dekat atau yang dikenal sebagai mata plus (hipermetropia) adalah kondisi di mana penglihatan objek dekat menjadi kabur, meski penglihatan jauh masih jelas. Meski bukan penyakit, kondisi ini bisa mengganggu kegiatan sehari-hari jika dibiarkan. Berikut berbagai cara menanganinya:
Alat Bantu Optik: Kacamata dan Lensa Kontak
- Kacamata adalah solusi paling sederhana dan umum. Lensa cembung (+) membantu membelokkan cahaya agar jatuh tepat di retina, memperjelas pandangan dekat.
- Lensa kontak menjadi alternatif praktis bagi yang tak nyaman dengan kacamata. Penggunaan lensa mengoreksi penglihatan jarak dekat dengan langsung melekat di kornea, tapi perlu perawatan khusus agar terhindar dari infeksi mata.
Perawatan Sehari-hari untuk Mendukung Kesehatan Mata
Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah:
- Gunakan kacamata anti-radiasi ketika beraktivitas di bawah cahaya terang, seperti sinar UV saat di luar ruangan.
- Perbanyak asupan gizi baik untuk mata, seperti vitamin A, lutein, zeaxanthin, dan omega-3 ditemukan dalam sayur hijau, ikan berlemak, serta buah kaya vitamin C dan E.
- Pastikan ruangan memiliki penerangan cukup untuk mencegah mata tegang saat membaca atau bekerja.
- Istirahatkan mata mengambil jeda 20 menit setiap bekerja, lalu fokuskan pandangan ke objek jauh untuk mengurangi ketegangan.
- Periksa mata secara rutin, terutama pada anak-anak, minimal dua kali setahun untuk deteksi awal perubahan jumlah plus.
Operasi Refraktif: Solusi Permanen bagi Penglihatan Buruk
Untuk yang menginginkan kebebasan dari kacamata atau lensa kontak, operasi refraktif bisa menjadi opsi:
- LASIK: Metode populer yang membuat flap pada kornea dan membentuknya dengan laser agar fokus cahaya kembali ke retina. Pemulihan cepat dan return penglihatan tajam.
- LASEK: Mirip LASIK, tetapi lapisan epitel hanya diangkat sebagian. Prosedurnya lambat pemulihannya, namun aman untuk kornea tipis.
- PRK (Photorefractive Keratectomy): Epitel diangkat seluruhnya, lalu kornea dibentuk ulang dengan laser. Pemulihan lebih lama, tapi efektif untuk koreksi jangka panjang.
Prosedur Refraktif Lain: RLE dan Ortho-K
- Refractive Lens Exchange (RLE): Mengganti lensa alami mata dengan lensa intraokular buatan. Biasanya dipilih pada pasien usia di atas 40 tahun atau kondisi hipermetropia parah.
- Ortho-K (Orthokeratology): Lensa kontak keras RGP yang dikenakan saat tidur untuk membentuk kornea. Efek terlihat di pagi hari. Cocok untuk rabun dekat ringan.
Risiko dan Pertimbangan Sebelum Operasi
- Setiap prosedur laser membawa risiko efek samping seperti mata kering, silau, infeksi, atau penglihatan kabur sementara.
- Tidak semua orang menjadi sepenuhnya bebas dari kacamata pasca operasi. Konsultasikan rencana, manfaat, serta risiko secara menyeluruh dengan dokter mata.
Berbagai pilihan tersedia bagi penderita mata plus, mulai dari penggunaan kacamata dan lensa kontak hingga operasi korektif permanen. Pilihan terbaik sangat bergantung pada tingkat keparahan rabun, kenyamanan pribadi, dan kesiapan fisik. Konsultasi dengan dokter mata adalah langkah pertama dan paling penting untuk menentukan perawatan yang tepat demi penglihatan optimal.
Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:
(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)
Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


