Mengenal Lebih Dalam Mata Juling: Jenis, Penyebab, Dampak, dan Solusi Pengobatannya

May 7, 2025 by markbro
artikel-31.jpg

Mata juling, atau yang secara medis dikenal sebagai strabismus, merupakan kondisi ketika kedua bola mata tidak sejajar dan tampak mengarah ke arah yang berbeda—bisa ke dalam, ke luar, ke atas, atau ke bawah. Dalam kondisi normal, kedua mata bekerja sama secara harmonis untuk melihat objek yang sama. Namun, pada penderita strabismus, koordinasi ini terganggu, sehingga mata tidak bergerak selaras.

Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi penampilan, tetapi juga dapat mengganggu kemampuan penglihatan secara keseluruhan. Jika tidak segera ditangani, mata juling bisa menimbulkan komplikasi serius, terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa perkembangan penglihatan.

Berbagai metode pengobatan kini telah tersedia, mulai dari penggunaan kacamata khusus, terapi penglihatan, hingga tindakan medis seperti suntik botoks dan operasi. Tapi sebelum membahas pengobatannya, mari kita pahami lebih lanjut mengenai jenis-jenis mata juling dan penyebabnya.

 

Jenis-Jenis Mata Juling

Strabismus terbagi dalam beberapa jenis, tergantung dari arah penyimpangan mata. Berikut ini tipe-tipe umum mata juling:

  • Esotropia: kondisi di mana mata mengarah ke dalam.
  • Eksotropia: mata mengarah ke luar.
  • Hipertropia: satu mata bergerak ke atas.
  • Hipotropia: satu mata mengarah ke bawah.

Selain itu, strabismus juga dapat dibedakan berdasarkan frekuensi dan pola terjadinya:

  • Intermittent: kondisi mata juling terjadi hanya sesekali.
  • Konstan: kondisi terjadi terus-menerus.
  • Unilateral: hanya satu mata yang terus mengalami juling.
  • Bergantian: kondisi berganti-ganti antara satu mata dan mata lainnya.

 

Mengapa Mata Bisa Menjadi Juling?

Untuk memahami penyebabnya, kita perlu mengetahui bahwa setiap mata digerakkan oleh enam otot yang bekerja secara sinkron. Ketika terjadi gangguan pada koordinasi atau kekuatan salah satu otot, maka ketidaksejajaran gerakan mata bisa terjadi. Dalam kondisi ini, satu mata tetap fokus pada objek yang dilihat, sementara mata lainnya mengarah ke arah yang berbeda.

Sayangnya, hingga kini penyebab pasti dari mata juling belum sepenuhnya diketahui. Namun, sejumlah faktor risiko telah ditemukan, seperti:

  • Riwayat keluarga dengan kondisi serupa
  • Kelainan refraksi seperti rabun jauh atau dekat
  • Bayi lahir prematur
  • Kelainan genetik seperti Down syndrome
  • Gangguan neurologis seperti cerebral palsy
  • Hidrosefalus (penumpukan cairan di otak)
  • Cedera otak atau kepala
  • Stroke
  • Tumor otak

 

Bagaimana Strabismus Mempengaruhi Penglihatan?

Ketika kedua mata tidak selaras, masing-masing akan mengirimkan gambar yang berbeda ke otak. Hal ini membingungkan otak dan bisa menyebabkan gangguan persepsi visual. Beberapa orang akan mengalami penglihatan ganda atau bayangan objek. Dalam beberapa kasus, otak cenderung “mengabaikan” gambar dari mata yang mengalami gangguan untuk menghindari kebingungan, yang pada akhirnya bisa menyebabkan ambliopia atau mata malas.

Ambliopia adalah kondisi ketika kemampuan penglihatan pada satu atau kedua mata terganggu akibat kurangnya stimulasi visual selama masa pertumbuhan. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen.

 

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Pada anak-anak, mata juling umumnya mulai terlihat pada usia sekitar tiga tahun. Di usia ini, anak belum mampu mengungkapkan keluhan penglihatan mereka secara jelas. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tanda awal berikut:

  • Bola mata tampak tidak sejajar
  • Gerakan mata tidak sinkron
  • Sering menyipitkan mata atau berkedip, terutama saat berada di bawah sinar matahari
  • Memiringkan kepala untuk melihat sesuatu
  • Menutup satu mata untuk fokus melihat

Pada orang dewasa, gejala tambahan bisa berupa:

  • Penglihatan ganda
  • Sakit kepala
  • Mata terasa tegang
  • Kesulitan membaca
  • Pandangan menjadi kabur

 

Pilihan Pengobatan Mata Juling

Berikut ini beberapa metode yang umum digunakan untuk menangani mata juling:

Penggunaan Kacamata

Jika strabismus disertai gangguan refraksi seperti rabun jauh atau dekat, kacamata dapat membantu memperbaiki fokus penglihatan, sehingga kerja otot mata menjadi lebih stabil.

Patching (Menutup Mata)

Teknik ini efektif untuk anak-anak dengan ambliopia. Salah satu mata—biasanya yang lebih kuat—akan ditutup agar mata yang lemah dipaksa bekerja lebih keras. Metode ini terbukti efektif jika diterapkan sejak usia dini.

Suntik Botoks

Botoks dapat digunakan untuk melemahkan otot mata yang terlalu aktif. Prosedur ini membantu menyeimbangkan pergerakan bola mata secara bertahap. Biasanya diperlukan beberapa kali suntikan untuk mencapai hasil optimal.

Operasi Mata

Operasi dilakukan untuk memperbaiki posisi otot mata yang tidak seimbang. Prosedur ini bertujuan mengatur ulang otot mata agar bisa bergerak secara normal. Pemulihan pascaoperasi biasanya menunjukkan hasil positif dalam waktu sekitar tiga bulan.

Obat Tetes Mata

Dalam beberapa kasus, dokter dapat meresepkan obat tetes mata khusus untuk membantu merilekskan otot mata. Namun, perlu dicatat bahwa obat ini tidak bertujuan untuk meluruskan mata secara langsung, melainkan hanya membantu mengurangi ketegangan otot mata.

 

Kapan Sebaiknya Anda ke Dokter?

Jika Anda atau anak Anda menunjukkan gejala seperti mata tidak sejajar, pandangan ganda, atau kesulitan melihat dengan jelas, segera konsultasikan ke dokter spesialis mata. Deteksi dini akan membantu mencegah komplikasi yang lebih serius dan memberikan peluang lebih besar untuk pemulihan optimal, terutama pada anak-anak.

 

Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:

  • (031) 8495502
  • (031) 8433050
  • 082143717979 (WA only)

Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia

markbro



Our Vision


No person with a blinding condition, eye disease, or visual impairment should be without hope, understanding, and treatment.


Contact Us


Hubungi Kami

(031) 8495502, (031) 8433050
082143717979 ( WA only)


Kunjungi Kami

Jalan Raya Jemursari No. 108,
Surabaya, Indonesia


Email Kami

admin@surabayaeyeclinic.id



Lokasi Kami



Media Sosial


Instagram


facebook


Twitter


Youtube




CopyRight, 2024 | Managed by Markbro | PT Klinik Mata Surabaya




WeCreativez WhatsApp Support
Tim CS Kami Siap Membantu Anda. Silahkan Tanya Kami!