Mata kerap disebut sebagai jendela jiwa sekaligus jendela ke dunia. Namun, di balik keindahan dan fungsinya yang vital, mata juga bisa menjadi pemberi sinyal awal terhadap kondisi kesehatan yang sedang tidak stabil. Salah satu gejala yang sering dialami namun kerap disepelekan adalah sensasi mata yang berkunang-kunang.
Meski terdengar sepele, mata berkunang-kunang bisa menjadi tanda dari berbagai gangguan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Mari kenali sejumlah penyebab umum yang bisa memicu kondisi ini agar kita lebih waspada dan dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat.
- Paparan Cahaya Terlalu Terang atau Kilatan Mendadak
Salah satu penyebab paling umum dari mata berkunang-kunang adalah paparan cahaya yang sangat terang atau kilatan cahaya yang datang tiba-tiba. Ini bisa terjadi saat Anda menatap langsung ke arah matahari tanpa pelindung, atau saat terkena flash kamera secara mendadak.
Untuk mencegah hal ini, sebaiknya gunakan kacamata hitam yang mampu menyaring sinar UV saat berada di luar ruangan. Hindari juga melihat langsung ke sumber cahaya yang intens tanpa perlindungan.
- Ketegangan Mata Akibat Aktivitas Digital
Di era digital saat ini, banyak dari kita menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer, tablet, atau ponsel. Aktivitas ini dapat menyebabkan ketegangan mata, kelelahan visual, dan bahkan rasa berkunang-kunang.
Disarankan untuk menerapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Ini akan membantu merilekskan otot-otot mata dan mengurangi risiko ketegangan.
- Dehidrasi dan Kurangnya Asupan Nutrisi
Kurangnya cairan dalam tubuh atau dehidrasi bisa mengganggu aliran darah ke mata, yang kemudian memicu sensasi berkunang-kunang. Begitu pula dengan kekurangan vitamin dan mineral penting, seperti vitamin A, C, dan E, yang berperan dalam menjaga kesehatan mata.
Pastikan Anda minum air putih minimal 8 gelas per hari, serta konsumsi makanan bergizi seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan sumber protein sehat.
- Fluktuasi Gula Darah
Perubahan kadar gula darah secara drastis—baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah—dapat memengaruhi aliran darah, termasuk ke organ penglihatan. Akibatnya, Anda mungkin merasakan penglihatan yang tidak stabil dan mata yang berkunang-kunang.
Untuk menghindarinya, jaga pola makan yang seimbang dengan memilih makanan rendah indeks glikemik, perbanyak serat, dan hindari konsumsi gula secara berlebihan.
- Gangguan Kesehatan Mata yang Lebih Serius
Dalam beberapa kasus, mata berkunang-kunang dapat menjadi gejala dari gangguan kesehatan yang lebih serius, seperti glaukoma, ablasi retina, atau migrain yang disertai aura. Kondisi-kondisi ini memerlukan diagnosis dan penanganan segera dari tenaga medis profesional.
Jika gejala berkunang-kunang terjadi secara terus-menerus atau disertai dengan gangguan penglihatan lainnya, segera periksakan diri ke dokter spesialis mata.
- Pengaruh Stres dan Kecemasan
Tidak hanya fisik, kondisi mental seperti stres dan kecemasan juga bisa berdampak langsung pada kesehatan mata. Ketika seseorang mengalami stres, sistem saraf bisa terganggu dan menimbulkan gejala fisik seperti mata berkunang-kunang, pandangan kabur, hingga rasa tidak nyaman di area mata.
Mengelola stres dengan cara yang sehat, seperti melalui olahraga ringan, meditasi, atau melakukan hobi yang menyenangkan, sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, termasuk penglihatan.
Gejala mata berkunang-kunang bisa jadi bukan hanya karena kelelahan biasa, tapi merupakan peringatan tubuh atas adanya gangguan kesehatan tertentu. Jangan abaikan sinyal ini. Amati pola kemunculannya dan catat faktor-faktor pemicu yang mungkin.
Jika gejala berlanjut atau semakin parah, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai. Ingat, menjaga kesehatan mata adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup yang lebih baik. Berikan perhatian penuh pada organ yang satu ini agar tetap jernih dan tajam menatap dunia.
Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:
(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)
Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia













