Bahaya Maskara untuk Mata: Efek Samping yang Harus Diperhatikan

bulu mata. Dengan sekali oles, bulu mata tampak lebih tebal, lentik, dan mata terlihat lebih ekspresif. Namun, di balik manfaatnya untuk mempercantik pandangan, maskara juga bisa membawa risiko jika tidak dipilih atau digunakan dengan benar. Penggunaan maskara yang tidak tepat dapat menimbulkan masalah kesehatan mata serius, mulai dari iritasi ringan hingga infeksi.
- Risiko Iritasi Mata dan Kelopak
Salah satu dampak umum penggunaan maskara adalah iritasi pada mata dan kelopak mata. Bahan kimia dalam maskara dapat memicu reaksi alergi pada lapisan kulit tipis di sekitar mata. Gejalanya termasuk mata terasa perih, merah, terasa gatal, atau bahkan bengkak.
► Tips: Jika mengalami iritasi setelah memakai maskara, hentikan pemakaian dan bilas mata dengan air bersih. Bila gejala berlanjut, konsultasikan ke dokter mata.
- Infeksi Bakteri dan Infeksi Mata Lainnya
Maskara yang tidak terjaga kebersihannya dapat menjadi medium berkembangnya bakteri dan jamur. Apalagi jika maskara sudah digunakan dalam waktu lama, risiko kontaminasi meningkat signifikan. Ketika bakteri masuk ke mata, bisa mengakibatkan infeksi seperti konjungtivitis (mata merah) atau infeksi pada kelopak mata (blepharitis).
► Saran: Gantilah maskara setiap 2–3 bulan, dan hindari meminjamkan maskara kepada orang lain untuk mencegah penyebaran bakteri.
- Mata Kering dan Sensitif
Penggunaan maskara yang berlebihan atau jenis maskara tertentu dapat memperparah kondisi mata kering dan sensitif. Ketika lapisan air mata terganggu, mata akan lebih mudah merasa tidak nyaman, terutama saat berkedip atau terkena angin.
► Tips perawatan: Gunakan tetes mata buatan (artificial tears) bila mata terasa kering setelah memakai maskara, dan pilih produk yang berlabel hypoallergenic atau khusus untuk mata sensitif.
- Resiko Jika Benda Asing Masuk ke Mata
Saat mengaplikasikan maskara, risiko maskara atau sikat maskara tidak sengaja masuk ke mata bisa terjadi. Ini bisa menyebabkan irritasi langsung atau luka mikroskopis pada permukaan mata, yang bila tidak ditangani bisa memperburuk gangguan penglihatan sementara.
► Tips aman: Aplikasikan maskara dengan jari tangan tidak menekan terlalu dekat ke mata, dan pastikan posisi wajah stabil saat berdandan.
- Efek pada Perlengkapan Mata Lainnya
Maskara yang menempel pada bulu mata atau kelopak dapat berpindah ke softlens atau terkumpul di garis kelopak mata. Residunya dapat menimbulkan iritasi atau infeksi bila tidak dibersihkan dengan tepat.
► Saran pembersihan: Gunakan pembersih makeup yang lembut dan aman untuk area mata, lalu bilas dengan air bersih. Bersihkan seluruh sisa maskara setelah seharian digunakan.
Cara Memilih Maskara yang Lebih Aman
Agar maskara tetap aman digunakan, perhatikan hal berikut ketika memilih produk:
- Pilih maskara dengan label hypoallergenic atau diformulasikan untuk mata sensitif.
- Hindari maskara dengan bahan kimia keras seperti paraben berlebih.
- Pilih produk dari merek tepercaya yang sudah diuji dermatologis.
- Jangan pakai maskara yang sudah kadaluarsa atau berubah bau/tekstur.
Maskara memang dapat meningkatkan tampilan bulu mata dan membuat riasan mata terlihat lebih dramatis. Namun, penggunaan maskara yang tidak tepat dapat membawa bahaya serius bagi kesehatan mata, seperti iritasi, infeksi, mata kering, hingga risiko masuknya partikel asing ke mata.
Untuk itu, pilih produk dengan formula yang aman, jaga kebersihan aplikator, serta bersihkan seluruh makeup mata dengan benar setiap hari. Jika keluhan berlanjut setelah memakai maskara, segera konsultasikan ke dokter mata agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Jika Anda merasakan gangguan mata yang berkelanjutan, segera kunjungi Surabaya Eye Clinic untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat bagi mata Anda.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di:
(031) 8495502
(031) 8433050
082143717979 (WA only)
Atau Anda bisa kunjungi Surabaya Eye Clinic di Jalan Raya Jemursari No. 108, Surabaya, Indonesia


